Saturday, May 9, 2015

MANUSIA & PENDERITAAN



            Manusia sebagai subjek utama dalam panggung dunia ini, tetap diatur sedemikian rupa oleh Tuhan yang Maha Esa sehingga dalam hidupnya pasti akan diuji dengan hal baik dengan harapan manusia mampu bersyukur atau diuji dengan hal buruk dengan harapan manusia dapat bersabar sehingga jika harapan itu terpenuhi manusia akan naik ke jenjang yang lebih tinggi dalam kisah hidupnya. Tuhan dalam menguji manusia biasanya melalui perantara, bisa lewat alam atau lewat manusia yang lain. Dalam kesempatan ini kita akan membahas hal kedua yang diujikan kepada manusia yaitu keburukan atau dalam kesempatan ini redaksinya kita ubah menjadi penderitaan.

            Manusia tidak ada-satupun dari mereka-yang tidak pernah mengalami penderitaan, baik penderitaan fisik ataupun psikis, dalam hidupnya. Sehingga “Manusia & Penderitaan” menjadi salah satu pembahasan dalam IBD. “Manusia & Penderitaan” menjadi salah satu pembahasaan dalam IBD  adalah karena ketika manusia diuji dengan penderitaan, Tuhan memiliki maksud-maksud tertentu, yang mungkin di antara maksud-maksud-Nya ialah untuk menguji seberapa sabar hamba-Nya yang diuji dan seberapa simpatinya hamba-Nya yang lain yang berkerabat dengan yang diuji. Dari statement di atas, kita bisa menarik sebuah kasus. Misalnya kasus gempa bumi yang terjadi di Padang beberapa waktu lalu. Kita sebagai mahasiswa dan juga berstatus sama dengan mereka yaitu sama-sama warga Indonesia seharusnya memiliki rasa simpati yang diwujudkan minimal dengan doa agar beban yang mereka rasakan diangkat oleh Tuhan karena kita sudah mempelajari tentang manusia dan penderitaan juga karena kita memiliki hubungan kekerabatan dengan mereka yaitu sesama bangsa Indonesia, kalaupun tidak sesama bangsa Indonesia, masih ada alasan yang membuat kita seharusnya tetap membantu mereka yang sedang diuji dengan penderitaan yaitu dengan alasan karena kita sesama manusia dan sesama makhluk Tuhan.


No comments:

Post a Comment