“Manusia & Harapan” adalah
materi yang berlawanan dengan “Manusia & Kegelisahan”. Materi ini diajarkan
agar mahasiswa bisa menjadi agent of
change yang motifatif sehingga object
of change-nya memiliki harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kasus yang
diangkat kita saat ini adalah sejarah tentang bagaimana dulu Islam yang dibawa
oleh nabi Muhammad saw. bisa menjadi begitu besar menjadi seperti saat ini
karena harapan kaum muslimin yang dibentuk oleh nabi Muhammad saw. begitu kuat.
Ketika islam belum hadir, mekah adalah kota yang sangat ramai dan masyarakatnya
terbagi-bagi menjadi komunitas-komunitas berdasarkan keturunan mereka.
Masyarakatnya juga sangat menjujung adat mereka yang diwarisi secara turun
menurun yaitu penyembahan terhadap berhala. Bisa dikatakan hampir mustahil bisa
menyebarkan sesuatu yang baru dan sangat fundamental apalagi itu sangat
bertentangan dengat adat masyarakat mekah saat itu, tetapi harapan dan tekad
Muhammad saw. serta bantuan Allaah melalui perantara para sahabatnya yang saat
itu masih lemah secara jumlah dan pengaruh menjadikan Islam bisa bertahan dalam
kondisi seperti itu yang di kemudian bahkan menjadi penguasa tempat tersebut
dengan izin Allaah. Wallaahu a’lam.
Dari
cerita di atas(yang kurang lebih seperti itu) bisa diambil pelajaran bahwa
manusia dengan harapan bisa menjadi sangat kuat. Maka dari itu diharapkan
mahasiswa setelah mempelajari materi “Manusia & Harapan” ini bisa menjadi
sosok yang motifatif dan penuh harapan sehinnga meskipun jumlah mahasiswa
sedikit(menurut suatu pendapat persentasi mahasiswa dibandingkan yang bukan
mahasiswa sangat kecil), tetapi memiliki pengaruh yang kuat.