Sunday, April 26, 2015

MANUSIA & CINTA KASIH


            Dalam pembahasan IBD sebagai salah satu mata kuliah yang dipelajari oleh mahasiswa di dunia perkuliahan, IBD harus menyinggung masalah “Manusia & Cinta Kasih”. IBD harus menyinggung masalah “Manusia & Cinta Kasih” karena tua kini banyak sekali permasalahan moral yang timbul disebabkan tidak adanya implementasi dari pernyataan “Manusia & Cinta Kasih”. Manusia sebagai ciptaan-Nya yang bersifat mono-pluralis, dari ke-pluralis-an manusia, seharusnya timbul rasa tenggang rasa dan cinta antara sesama manusia dan makhluk hidup sebagai perwujudan sifat sosialis yang baik, tetapi akhir-akhir ini yang justru sering muncul(dan dimunculkan) di media adalah peristiwa-peristiwa yang jauh sekali bahkan bertentangan dari konsep “Manusia & Cinta Kasih”, yang akan kita angkat adalah tentang perang yang terjadi daerah timur tengah yang sebenarnya didalangi oleh konspirasi zionis yahudi yang mempropagandakan bahwa kaum muslimin adalah teroris, tetapi yang akan kita bahas bukanlah tentang propaganda zionis yahudi, melainkan tentang  ketidakmanusiawian cara berperang yang dilakukan oleh oknum yahudi tersebut. Banyak media yang tidak menyorot bagaimana perlakuan zionis terhadap warga sipil palestina di timur tengah sana dan yang paling ironis adalah bahwa yang diserang oleh mereka bukan sekadar warga sipil saja, melainkan para wanita dan anak bahkan balita. Di sini jelas bahwa motif yang disimpan oleh zionisme yahudi bukanlah tentang perebutan wilayah atau jelas bahwa motif yang disimpan oleh sekutu-sekutunya bukanlah memerangi “teroris” seperti yang digaungkan  oleh mantan presiden amerika serikat Josh Walker Bush sesaat setelah peristiwa 9/11 terjadi, melainkan adalah pembasmian sekelompok ras yang (entah atas dasar apa) dianggap mereka “berbahaya”. Dari motif yang mereka simpan tersebut dan dari pengaktualisasiannya dengan gencarnya penyerangan yang mereka lakukan di sana dengan tidak pandang bulu, bisa disimpulkan bahwa sudah tidak ada lagi konsep”Manusia & Cinta Kasih” dalam benak mereka dan hal seperti inilah yang seharusnya dihentikan oleh para agent of change yaitu mahasiswa. Oleh karena itu topic “Manusia & Cinta Kasih” harus dipelajari di IBD agar kita-para mahasiswa terbuka atas kasus yang ada di dunia ini dan tergerak untuk berkontribusi dalam menyeselaikan masalah tersebut.

No comments:

Post a Comment